Selasa, 8 September 2026
Buku Lainnya 2 menit baca

Selamat Datang di Era Imagologi: Realitas di Balik Kuasa Dunia Maya, Musik, Sinema, dan Infotainment

Selamat Datang di Era Imagologi: Realitas di Balik Kuasa Dunia Maya, Musik, Sinema, dan Infotainment
Komponen Data Keterangan
Judul SELAMAT DATANG DI ERA IMAGOLOGI: Realitas di Balik Kuasa Dunia Maya, Musik, Sinema, dan Infotainment
Penulis Anggrahini KD
Penerbit Pustaka Indonesia
Cetakan ke-1 Maret 2014
Tebal 160 hlm
ISBN 978-602-7645-25-7
Harga
Stock Pre-order
Pemesanan via WA         081347014686

Apakah realitas yang kita saksikan di layar kaca dan lini masa adalah kebenaran yang sesungguhnya, ataukah sekadar jalinan citra yang sengaja dikonstruksi demi kuasa dan kapital?

Hari ini, kita hidup di era di mana batas antara fakta dan ilusi kian kabur. Dunia maya bukan lagi sekadar medium komunikasi, melainkan rahim bagi pergerakan massal sekaligus panggung hipokrisi. Kamera tidak lagi merekam realitas secara jujur, melainkan memotong, mengemas, dan memanipulasi fragmen kehidupan menjadi komoditas penarik rating yang menggiurkan. Selamat datang di era simulakra—era kuasa imagologi.

Melalui buku ini, Anggrahini KD secara tajam dan reflektif membongkar topeng yang menyelimuti keseharian kita. Mulai dari fenomena people power kasat mata di forum internet, narsisme publik yang dieksploitasi demi tawa, jerat simulasi status sosial lewat barang replika (KW) para selebritas, hingga industri komedi slapstick yang mendidik kita untuk tertawa di atas penderitaan orang lain. Penulis juga menyoroti bagaimana industri musik lokal dan sinema populer kerap terperangkap dalam sihir pencitraan yang kejam demi mengejar pundi-pundi rupiah.

Ditulis dengan gaya bahasa yang taktis, kritis, dan sarat akan dokumentasi otentik kontemporer yang relevansinya berumur panjang, buku ini menjadi cermin retak yang menantang kita untuk menatap kembali diri kita sendiri. Apakah kita penonton yang merdeka, ataukah sekadar buruh yang dengan sukarela membiarkan pikiran kita didikte oleh industri media? Temukan jawabannya di dalam buku ini—sebuah ikhtiar menyelamatkan nurani dan akal budi di tengah kepungan dunia komoditas.

Dunia Hanum

Dunia Hanum

Penulis · Duniahanum.com
Lihat Profil

Penulis di Duniahanum.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *