| Komponen Data | Keterangan |
| Judul | Mendung di Lereng Gunung Ungaran |
| Penulis | Arinda Shafa, dkk |
| Penerbit | Pustaka Nusantara |
| Cetakan ke-1 | Januari 2014 |
| Tebal | 122 |
| ISBN | 978-602-7645-23-3 |
| Harga | – |
| Stock | Pre-order |
| Pemesanan via WA | 081347014686 |
“Melalui cerpen-cerpen di buku ini, kita bisa mengenali sebagian dari aneka ragam khazanah budaya lokal di negeri ini. Cerita-ceritanya memikat, terkadang dibumbui roman cinta yang menggetarkan. Anda harus baca!”
— Badiatul Muchlisin Asti, Ketua Umum JPIN Pusat
Di bawah langit Nusantara yang membentang luas, adat, tradisi, dan modernitas kerap kali bertubrukan dalam keheningan. Buku ini merajut 16 potret manusia yang terjebak di persimpangan zaman. Dari kisah pilu gadis Bugis yang terikat mahar dan kasta uang panaik, perjuangan menyalakan kembali seni bertutur lamut Kalimantan yang hampir punah, hingga rahasia serta mitos yang menyelimuti lereng-lereng sunyi Gunung Ungaran.
Setiap cerpen di antologi ini bukan sekadar cerita, melainkan cermin budaya yang hidup, bernapas, dan terkadang… terluka oleh waktu. Melalui bahasa yang memikat dan latar lokal yang kental, para penulis mengajak kita merenung: saat modernitas mendesak, akankah akar tradisi kita tetap kokoh, ataukah ia akan lenyap laksana embun yang disapu mendung?